var id = "b9f57bbd5f4f434bb30ba1caaf39bc5d87372d7c"; class="archive category category-kesehatan category-161 no-slider content-r" layout='2'>

Category Kesehatan

Chat Dokter Anak, Mengenal Gejala dan Pencegahan Cacingan pada Anak

Cacingan sudah menjadi masalah kesehatan yang umum ditemui pada anak-anak. Karena hal tersebut membuat masih banyak orang tua yang menyepelekannya. Padahal, infeksi cacing pada anak bisa berdampak serius yang memengaruhi terhadap pertumbuhan, perkembangan, serta kemampuan belajar anak.

chat dokter anak

Beberapa jenis cacing yang biasanya menginfeksi anak-anak yaitu cacing pita, cacing tambang. cacing kremi, dan cacing gelang. Infeksi cacing tersebut erat hubungannya dengan faktor kebersihan lingkunagn. Itulah sebabnya anak-anak yang tinggal di lingkungan yang kurang higienis sangat rentan terkena penyakit cacingan.

Gejala Cacingan pada Anak

Gejala yang timbul dari setiap jenis cacing berbeda-beda. Jenis cacing apa pun yang menginfeksi anak harus segera ditangani. Dikutip dari Klikdokter, inilah beberapa jenis gejala cacingan pada anak.

1, Gangguan Pencernaan

Anak yang mengalami cacingan biasanya mengalami berbagai gangguan pencernaan seperti sakit perut yang menetap, diare, mual dan muntah, perut terasa kembung atau begah, buang air besar bercampur darah, serta gatal di sekitar anus.

Anak yang merasakan gatal di sekitar harus dicurigai kemungkinan mengalami infeksi cacing kremi (Enterobius). Rasa gatal bisa terasa sepanjang hari, terutama di malam hari. Kondisi tersebut anak membuat anak susah tidur.

2. Tampak Pucat dan Lemas

Gejala wajah pucat dan lemas disebabkan infeksi dari cacing tambang. Cacing ini menghisap darah dari dinding usus yang membuat anak terlihat pucat dan lemas. Infeksi cacing tambang yang berkelanjutan bisa menyebabkan anak mengalami anemia (kekurangan darah) yang menyebabkannya tampak pucat dan lemah.

3. Penurunan Nafsu Makan

Pada umumnya, infeksi semua jenis cacing bisa menyebabkan penurunan nafsu makan anak. Jika terus dibiarkan, kondisi ini bisa memengaruhi berat badan anak dan aspek pertumbuhan anak lainnya.

4. Anak Cenderung Mudah Lelah dan Sulit Berkonsentrasi

Anak akan cenderung mudah lelah dan sulit berkonsentrasi pada anak yang sudah lama terserang infeksi cacing. Secara tidak langsung, keadaan ini akan berdampak pada proses dan prestasi belajar anak.

Penyebab Anak Cacingan dan Pencegahannya

Mencegah suatu penyakit tentunya lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, para orang tua perlu mengetahui penyebab anak bisa terinfeksi cacing agar bisa mencegahnya.

1, Tidak Cuci Tangan Sebelum Makan

Cuci tangan merupakan kebiasaan baik yang perlu orang tua ajarkan dan dilakukan secara rutin kepada anak sejak dini, terutama cuci tangan sebelum makan. Cuci tangan bisa mencegah virus atau bakteri ikut masuk ke dalam tubuh saat makan. Terutama diketahui telur cacing bisa berada di tangan dan kuku anak-anak dan ikut masuk ke dalam mulut jika tidak mencuci tangan.

2. Jajan Sembarangan

Makanan yang tidak terjaga kebersihannya, seperti yang berada di pinggir jalan atau terbuka lebih mudah dihinggapi lalat dan terpapar debu. Ditambah dengan pedagang yang tidak menjaga kebersihan tangan saat menyajikan makanan. Jajan tidak dilarang selama kebersihan penyajian terjaga dan tempat penjualnya bersih.

3. Bermain Tanah dan Tidak Menggunakan Alas Kaki

Tanah merupakan tempat yang nyaman bagi cacing untuk hidup dan tempat bermain anak. Salah satu jenis cacing yang hidup di tanah yaitu cacing tambang. Larva cacing tambang diketahui bisa masuk ke dalam tubuh melalui permukaan kulit lalu menginfeksi anak. Untuk itu, ajarkan anak untuk selalu memakai alas kaki saat ia akan bermain di luar rumah.

4. Makan Daging yang Belum Matang

Cacing pita diketahui hidup di dalam tubuh babi atau sapi. Memakan daging yang belum matang bisa menyebabkan infeksi cacingan. Karena itulah sebaiknya memasak daging dengan matang.

Jika anak Anda mengalami hal seperti gejala infeksi cacing dan ada riwayat melakukan penyebab terjadinya infeksi cacing, sebaiknya segera periksakan ke dokter atau melakukan chat dokter anak di aplikasi Klikdokter untuk mengetahui hal apa saja yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Read More